[Al Asr... A Moment]

|teladan|

Monday, August 23, 2010 at 9:32 AM

 

مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ

Anyone who pointed out in Islam a good example , then for them are their reward and the reward of anyone who do it after them, because of following them; without decreasing their reward in the least. Anyone who pointed out in Islam the bad example , upon them are their sins and the sins of anyone who do so after them, in following them; without decreasing the least of their sins. 
(Muslim, Ahmad, Ibn Majah dan an-Nasa’i)

|healing|

Friday, August 20, 2010 at 11:42 AM

It’s so hard to explain

What I’m feeling

But I guess it’s ok

Cause I’ll keep believing

There’s something deep inside

Something that’s calling

It’s calling you and I

It’s taking us up high

Healing, a simple act of kindness brings such meaning

A smile can change a life let’s start believing

And feeling, let’s start healing

Heal and you will be healed

Break every border

Give and you will receive

It’s Nature’s order

There is a hidden force

Pulling us closer

It’s pulling you and I

It’s pulling us up high

Hearts in the hand of another heart and in God’s hand are all hearts

An eye takes care of another eye and from God’s eye nothing hides

Seek only to give and you’ll receive

So, heal and you will be healed


قلب بين يدي قلب و بيد الله كل قلب

عين ترعى عينا، وعين الله ترعى

كلمة طيبة صدقة

تبسمك لأخيك صدقه

كل معروف صدقة

اللهم اشف شفاءً لا يغادر سقماً


|fikirkan|

Thursday, August 19, 2010 at 3:10 PM
ade seorang sahabat menyuruh saya mendekatkan diri lebih lagi dengan Allah
katanya apabila saya berbuat begitu insyaAllah saya akan menjadi lebih tenang
ya, memang begitu hakikatnya

tetapi apabila saya terlihat gambarnya
saya tertanya

dekatkan diri dengan Allah = ambil gambar lelaki perempuan rapat2 sampai bersentuhan?

kata-kata sahabat saya itu membuatkan saya teringat tentang ayat ini

"katakanlah (Muhammad), 'Tidaklah sama yang buruk dengan yang batil, meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada ALLAH wahai orang-orang yang mempunyai akal sihat, agar kamu beruntung" (5: 100)


mungkin pertimbangan dan definisi mendekatkan diri kepada Allah antara saya dan dia berbeza

apa-apa pun, saya berharap saya tergolong dalam golongan yang mempunyai akal yang sihat
dan saya berharap saya tidak menjadi org yang mengenepikan agama dalam mengejar kegemberian dan kebahagiaan
ya, kita perlu menerima seseorang itu dengan seadanya
tetapi, jgnlah smpai kita redha dengan maksiat yang dilakukannya

|sekadar renungan…|

Saturday, August 14, 2010 at 7:02 PM

Pertemuan ataupun perjumpaan di antara lelaki dan perempuan tidaklah diharamkan secara mutlak, bahkan harus mahupun dituntut jika tujuannya adalah mulia, memberi manfaat dan menambah amal soleh(seperti menuntu ilmu), membawa kebaikan, dan perkara-perkara yang mana berhajatkan bantuan dan pertolongan dari kedua belah pihak (lelaki dan perempuan) berlandaskan batas-batas, tujuan yang betul dan penguatkuasaan yang berkesan.


Walaupun dibolehkan, kita sama sekali tidak mengabaikan batas-batas dan syariat yang telah ditetapkan oleh Islam :
1. Hendaklah menjaga pandangan oleh kedua-duanya (lelaki dan perempuan jangan gatal menjeling-jeling) , tidak memandang kepada aurat, tidak juga memandang dengan syahwat, dan tidak memanjangkan pandangan jika tidak berhajat. Allah SWT berfirman :
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".(30)
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, (31)
An Nuur : 30-31


2. Seorang perempuan hendaklah sentiasa mengenakan pakaian yang disyariatkan dan sopan, menutupi seluruh badannya selain dua tangan dan wajah, tidak jarang (tipis) dan tidak menampak bentuk tubuh, Allah SWT berfirman :
dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung kedadanya, ,(31)
Surah An Nuur : 31
Dikuatkan lagi daripada para sahabat yang dimaksudkan dengan “perhiasan” ialah dua tangan dan wajah.
Allah SWT menjelaskan mengenai pakaian yang sopan, firmanNya :
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. (59)
Al Ahzab: 59
Perempuan muslimah yang sopan berbeza pakaian mereka dari perempuan yang semberono perangainya, dia juga tidak berakhlak buruk, dengan itu setiap yang memandang pakaian dan akhlaknya, pasti akan menghormati dan menyeganinya.


3. Sentiasa berakhlak muslimah pada setiap perkara, terutama ketika bermuamalat dengan lelaki :
i. Percakapan , hendaklah menjauhi dari suara yang boleh merangsang dan membangkitkan perasaan, Allah SWT berfirman :
Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik,(32)
Al Ahzab : 32
ii. Berjalan, Allah SWT berfirman :
Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan (31)
An Nuur : 31
Allah SWT menyifatkan sopan santun seorang perempuan dengan firmanNya :
Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan (25)
Surah Al Qashah :25
iii. Pergerakan, tidak berlenggok, seperti yang disifatkan dalam hadith sebagai (berlenggok itu adalah perempuan) dan tidak berhias (tabarruj) seperti yang dilakukan oleh wanita-wanita jahiliyyah dahulu mahupun sekarang.


4. Menjauhi bau-bauan ataupun wangi-wangian yang boleh membuatkan lelaki tertarik dengannya, dan menjauhi juga warna-warna terang dan terlampau menarik yang mana sepatutnya hanya dipakai dirumah bukannya ketika perjumpaan dengan lelaki.


5. Jangan sesekali membiarkan hanya seorang lelaki dan seorang perempuan berjumpa tanpa mahram disisi mereka, ianya ditegah dengan sebuah hadith sahih mengenainya, (Sesungguhnya yang ketiga daripada keduanya ialah syaitan), tidak patut membiarkan api dan kayu bersama (makin ‘terbakar’ la kalau dibiarkan berdua). Yang patut diambil berat juga ialah kaum keluarga terdekat, seperti ayah mertua, ipar dan sesiapa pun yang bukan mahramnya daripada berduaan.


6. Hendaklah sepanjang perjumpaan itu hanya dalam lingkungan hajat (cth: mesyuarat) dan perkara-perkara yang diperlukan, tidak perlu hendak memanjangkan dengan perkara luar dari hajat itu tadi dengan berbual-bual kosong, bergosip-gosipan, ataupun perkara-perkara yang boleh mengabaikan kerja sebenar yang amat suci seorang perempuan, iaitu tanggungjawabnya di rumah dan pertarbiyahan bangsa(anak- anak).
Penuhilah syarat-syarat ini, bukan untuk menyusahkan kita, bahkan demi kebaikan bersama, kerana Allah SWT tahu apa yang terbaik untuk hambaNya yang taat. Lelaki yang baik untuk perempuan yang baik, perempuan yang baik untuk lelaki yang baik, dengan keyakinan ini, marilah disaat ini kita mula menjadi seorang yang terbaik disisiNya insyAllah.


Wallahu Ta’ala A’lam

|goodbye manipal|

at 1:33 AM

now, i am officially done in manipal. 3 years (where it should be 2 and 1/2 years), quite a long time. yeah, its getting sentimental to leave this place. its like you have a love-hate relationship with this place. haha

packing all the things in your back is like you wrapping up all the memories you have here. since from the first day i arrive here on september 2007 till today, 14th august 2010, a lot of memories i have collected. surrounded with wonderful people and friends, the place, the wonderful lecturers, and the wonderful time and memories with my beloved group R during refresher time… it is priceless, and i doubt there will be time when i can get the all those feelings like in the past.

truly say, the first few months in the fifth semester is one of my best moment living here in manipal. but things change, people change, our priority change, our view change and i regret that i will leave manipal with this feelings (i dont want to describe it). no matter what happen, there will be someone who reside in a special place in your heart… no matter what happen.

|ahlan wasahlan ya ramadhan|

Tuesday, August 10, 2010 at 4:08 AM

sesungguhnya ketibaanmu amat ku tunggu

semoga bulan yang mulia ini dapat aku kifarah dosa-dosa yang terlalu banyak aku kumpul

semoga bulan ini menjadi pengubat kepada luka dan kepahitan yang aku tempuh selama ini

dan aku berharap agar hidayah dan rahmat dan redhaMu tidak akan putus terhadap ku

jadikanlah aku seorang hamba, berikanlah aku kekuatan untuk menjadi muslim dan mukmin

dan engkau bukakanlah dan permudahkanlah untuk kami menerima hidayah dariMu

semoga bulan ini dapat melatih kami menjadi Muslim yang lebih baik

|the end|

Sunday, August 8, 2010 at 10:08 AM

i know it is harsh

but its need to be done

that person already someone to rely on

and everything seems so wrong when it is “me”

so this is the best, and i hope it is so

and i hope that person will never ever again feel guilty or sad because of me

every beginning has an ending

and today is where everything ends

|i miss…|

Saturday, August 7, 2010 at 5:28 AM

i miss the good old time when everything was okay

i miss the time where thing is not weird as it is now

i miss the time when we can share lot of thing together

i miss the time where we can laugh about lot of things

i miss the time where we share our time together

but now you already far away,

you have someone else who you are close too

even in front of me you show you are not

you already have someone who care for you

where its seem so wrong when it is me

you already have someone who you will always call

you already have someone who you like to be with

and you already have someone where your priority falls

you can always forget about me, but i will never forget you

|sekadar peringatan untuk diri sendiri|

Thursday, August 5, 2010 at 11:32 AM

‎"Bila ALLAH makbulkan doamu, maka DIA menyayangimu,

bila DIA lambat makbulkan doamu,maka DIA ingin mengujimu,

bila DIA tidak makbulkan doamu, maka DIA merancang sesuatu yang terbaik untukmu.

Oleh itu, sentiasalah bersangkabaik pada ALLAH dalam apa jua keadaan...

kerana kasih sayang ALLAH itu mendahului kemurkaanNya"

Best friends distracting at work, study finds….lol

Wednesday, August 4, 2010 at 2:02 AM

A study into workplace relationships has found having a close friend at
work can be a major distraction.


Respondents cited excessive chatting, having too much fun and an
inability to separate work from play as contributing to a lack of focus.
Giving critical feedback, wanting to avoid showing favoritism and issues
with confidentiality were among the other difficulties with having a best
friend at work, according to the research.


“When faced with a work-related problem many people will prioritize their
friendship over their responsibilities to their organization, which
businesses may find concerning,” said psychologist and Auckland
University of Technology lecturer, Dr Rachel Morrison.


“Workplace friendships are like a double-edged sword. The benefits of a
friendly workplace can be really positive, but organizations should be
aware of the potential difficulties and how to manage friendships at
work.”


According to the study, many people were concerned about going
‘softer’ with their friends and being expected to treat them with special
privileges.


“People naturally want to make their friends feel special, but this conflicts
with organizational practices or norms that are set up around fairness
and equality. Difficulty in managing these expectations can create
tension in the relationship.”


“Respondents also experienced a great deal of anxiety about speaking
to close friends about substandard work. A basic rule of friendship is
being non-judgmental and accepting your friends’ weaknesses, but
giving critical performance feedback conflicts with this.


<“We also found issues related to confidentiality practices, which could
mean friends have to refrain from sharing information. This can be really
challenging for close friendships that have norms of openness and
disclosure,” Dr Morrison said.


Dr Morrison said organizations should try to provide friendly
environments and encourage workplace friendships, but have policies in
place to manage potential difficulties.


“Organizations need unambiguous and transparent processes and to set
clear guidelines about workplace relationships.”


The research was undertaken online with 230 respondents. Dr Morrison
will present the results at the annual Industrial and Organizational
Psychology (IOP) Conference at the Adelaide Convention Centre from
June 28 to July 1.


Dr Morrison’s tips to help manage workplace friends are:
1. Be aware of how organizational friendships can impact on the
workplace.
2. Be wary of becoming a best friend at work, but recognize that it is
really healthy and important to have good friendships.
3. If you are experiencing problems surrounding favoritism and
confidentiality, be aware of your organization's policies.
4. Be open with your co-workers about what is work-related and what is
not.

|15 days to go|

Monday, August 2, 2010 at 8:36 AM

oh my, its already 2nd of August and i just finished pack 30% of my things. ouch.

well, time surely pass very fast. its like i’ve been here for 1 year only, not 3 years. for sure, i’m going to miss some places and some peoples here and not to be forgotten the famous Your Choice’s KFC (K for Karnataka).

one thing i’m going to miss the most is my apartment. yup, i’ve been here for 2 and 1/2 years in Nirman Shelter. i dont know how i’m going to miss the scenery from the balcony; the green downhill, the bright sky with stars, the full moon, the misty view in the morning, how the eagles flying so beautifully in the sky, the owls, the peacock and so on.

all of those memories may not be there forever in my mind… but at least i can treasure it in my photos collection. it makes me remember one things that people say “you will only value something when its already gone”.

and packing things is like packing all your memories inside the box. maybe it will feel nostalgic when you open it back. haha

well, lets wait till the end of the last day in Manipal, and see how we feel when we are going to leave this place for good…..

|hope|

Thursday, July 29, 2010 at 11:12 PM

only 18 days to go before i leave manipal for good (insyaAllah).

then, the long awaited holiday will come, away from all the troubles and some not so very nice memories here.

i really hope that i will be in a different whole new environment in Melaka, where i hope that i can focus more on this journey in life and away from all sort of distraction.
Prayer, thought, virtually nothing can change the past, but the effect of the past can be changed so the negativity will have no emotional effect on us.

and i hope i can forget and erase the “past”

be grateful with what i have in the “present”

and hoping for a happy, wonderful and blessed “future”

|doa memohon kebaikan|

Tuesday, July 27, 2010 at 5:32 AM

Ya Allah, baikkanlah agamaku yang merupakan pemelihara bagi urusan-urusan ku, baikkanlah duniaku yang padanya terdapat kehidupanku, baikkanlah akhiratku yang padanya tempat aku kembali dan jadikanlah hidup sebagai penambah kebaikan bagiku serta jadikanlah mati sebagai peristirahatan bagiku dari semua kejahatan.

(HR. Muslim).

al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir mengatakan, maksud dari “pemelihara bagi urusan-urusan ku” adalah pemelihara bagi urusan2 kita dari keburukan dan kerosakan.

Ini kerana orang yang rosak agamanya adalah orang yang rosak pula seluruh urusan hidupnya sehingga jadilah ia orang yang rugi di dunia dan akhirat.

Maksud “baikkanlah duniaku” adalah cukupkan hidupku di dunia dengan rezeki yang halal, yang dapat membantu kita untuk taat kepada Allah.

Manakala “baikkanlah akhiratku” adalah baikkan akidah dan amalan didunia ini sehingga kita menjadi orang yang beruntung di akhirat nanti.


Maksud “jadikanlah hidup sebagai penambah kebaikan bagiku” adalah supaya dijadikan hidup sebagai tempat bagi kita untuk taat kepada Allah.

Dan maksud “jadikanlah mati sebagai peristirahatan bagiku dari semua kejahatan” adalah jadikan mati sebagai jalan keluar bagi kita dari segala kesedihan, kesulitan dan kesengsaraan hidup di dunia sehingga kita terbebas dari semuanya.

Wassalam

|1.36 a.m|

Monday, July 26, 2010 at 1:20 PM

still can’t sleep due to a nice cup of coffee and a plate of homemade kueyteow goreng.

without realizing ( i think i realize actually), only 21 days left for me before leaving this place.

with a lot of things to pack and a lot of business to be settled, sometimes i forget that i should make the most with the time left for me in Manipal.

i dont know how to describe the feeling to leave this place… happy… a little bit sad… relieve… all the feelings mixed up… not sure which one is the dominant.

22/3… its the date where the 5th semester commence and now its already 27/7… time pass by quite fast eh? and just few months i’ll be 23. its like not too long ago i celebrated my 22nd.

for sure, i’ll miss this place later… 3  years, quite a long period (it should be 2 and 1/2 years if ……………) but for sure (too) its because of the place, the environment and not because of the “tempe” (not being racist… its the truth).

enough of babbling, lets hope everything will be fine in the last few days in Manipal… and then… i just wanna have a good long rest… and ready for the next semester.

adios

|think for a moment|

Saturday, July 24, 2010 at 9:49 PM

what do you feel if you have been diagnosed with cancer?

for a lot of people, they will think it as the end of your life. your body gradually become weak, your day to day activity all but gone and after that, you just lying on your deathbed, waiting for the time where your soul will be taken away from your body. well, not all cancer will end up badly. its all depend on the type of cancer and also the time of diagnosis.

yesterday, as i’m having surgery posting right now, my group have been to Sai Baba Cancer Hospital as our lecture has promised us to show some cancer patient case. we have 2 patient with squamous cell carcinoma of tongue and the other one is a patient with squamous cell carcinoma of esophagus. its not the cancer that bother me, but the way the patient facing the malignancies itself.

there is one patient who have been diagnosed with advance stage of Ca of tongue, where it already involve the lower jaw and submandibular nodes. for sure, the prognosis is bad for this patient. but from his face, its like he already accepted the situation which he needs to deal, the pain, the suffering, the uncomfortable symptoms and not to be forgotten the cost. i’m not sure there will be a lot of people who has the same spirit like him. but i am very sure he has not given up the battle yet… since he was continuing his radiotherapy regime.

there is also other patient who broke down, crying for what they have been facing. some patient also just stare blankly to the surrounding… maybe a sign of losing hope, maybe a sign of regret or maybe they have already raise their white flag. yes, it is easy to talk about the battle, about the treatment or about what they will be facing if they had any advance stage of malignancy.

but lets think for a second.

what if it is us who in their place… how are we going to accept it? are we going to continue our fight even the chance is less than 5%? do we will get angry? are we ready to leave the world where there is a lot of thing we want to accomplished? how my family will continue their life if i’m not there?

so be thankful with what we have today. God give us a healthy body to walk on this earth, to do what we should do and to leave behind what we should not. don’t destroy the gift that has been bestow upon us… protect it, treasure eat. imagine, just one bad habit can give rise to a lot of severe disease, like tobacco chewing.

|coffee talk|

Thursday, July 22, 2010 at 10:40 AM

maybe some people are right when they say “just go on with the flow of time”

yup… its better for me to move on rather than hoping for things to become normal again.

by the way, almost all the people change in their life… and they come and go in your life.

its not about how long you know the person, sometimes even you have befriend a person for 10 years…it is might be meaningless.

but few moments spent with someone who really cares for you means more than life itself

it is just how you appreciate people around you. don’t expect people will appreciate you, or be nice to you if you cant do the same thing… or even treat the person with respect.

some people can be very nice to you over the phone, or in the web… but what matter the most is how they treat you in the reality, how they talk to you and how they appreciate you or are they there when we need that person the most.

just think about it for a few moment…. and open up your eyes

|corat coret lagi|

Wednesday, July 21, 2010 at 7:00 AM

27 days to go and so far so good…i hope i can keep on like this till the end.

like other people said, happiness will not come to you out of nothing. u need to search for it, u need to maintain it and you need to be careful with it too. but for me happiness is not everything. its useless if u are happy but inside your heart, there is no “at peace” factor.

why? because you may laughing from morning to noon but at the end of the day all the good feeling gone, and sadness may come after that and make your day end badly. everything has its limit. to be happy has its limit, to be sad also has it limit. but what matter after all if the inner you. for me, its better to be sad but my heart is at peace so that i can deal with each emotions wisely.

as what my friend said to me, no matter how sad you are inside, try keep smiling, try to keep strong and try to make everything like normal.

at first im not quite understand with what he said but now i think i found the meaning. if u are sad, or u show urself in a deep trouble, it will affect the people around you. imagine people will talk about in and the problem will go on and on. i like to said to myself… if u are in trouble or if u are suffering from something, juz carry the burden alone… dun let other people carry unnecessary burden in their life.

the main thing is, juz stay strong even u are in trouble, practice “husnul zan”. “salamatus sadri” and juz think any problem that come to you as a lesson and one of the way Allah want to make u stronger.

keep walking… keep moving… and never stop

 

And that it is He Who makes laugh, and makes weep.

And that it is He Who causes death and gives life

(Surah An-Najm, 43-44)

|walking down the memory lane|

Sunday, July 18, 2010 at 1:30 AM

i like to browse through pictures, cuz it bring back all the memories from the past… the time when you are happy, the time when you feels sad, the picture of your great2 grandfather, the picture of somebody who have gone away forever and so on.

its like you walking down a lane… with several distinct area for different time, different mood, different people and also different environment. yes, i am really agree when people said pictures tell you more than words can. here are several old pic from my families collection…

Jeragan Abdul Shukor Bin Mohamed Ali (Orang Kaya-Kaya Setia Bijaya Di Raja Perak)

the good ol’ KMS time

my late grandmother, Hajah Mesah

my dad and his retro gang..haha

home sweet home

and so on….

|akhlak & ilmu|

Thursday, July 15, 2010 at 7:45 AM

sebuah artikel yg bagi saya amat menarik terutamanya bagi mereka yg bergelar student

artikel ini diambil dari www.iluvislam.com, dan ditulis oleh saudara Buluh @ Muhammad Rashidi bin Haji Wahab.

Islam adalah agama yang amat menitik beratkan soal akhlak dan adab-adab bagimenjamin kebahagiaan dan keharmonian hidup di dunia dan akhirat. Adab-adab yang diajar oleh Islam ini merangkumi segala aspek samada sekecil-kecil perkara hinggalah kepada sebesar-besar perkara. Perutusan Rasulullah S.A.W. kepada manusia juga di antara lainnya adalah untuk menyempurnakan akhlak yang baik lagi terpuji kepada seluruh alam.

"Adab tulus tanpa ilmu adalah lemah dan tak berguna,
ilmu tanpa adab tulus adalah membahayakan"

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:
"Sesungguhnya aku diutuskan untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak (manusia)."
(Riwayat Baihaqi).


Amat malang sekali apa yang berlaku pada dewasa ini, sebilangan umat Islam meninggalkan dan tidak mengambil berat adab-adab Islam lantas berlakulah perbalahan yang tidak menguntungkan umat Islam. Bahkan ada sebilangan umat Islam yang sengaja menolak dan tidak mahu langsung mengambil manfaat daripadanya sedangkan mereka ini daripada kalangan orang-orang yang mengetahui. Apa yang lebih menyedihkan lagi, mereka juga melarang orang lain daripada melakukan dan beramal dengan adab-adab Islam sedangkan mereka juga mengetahui kelebihan dan kebaikannya.
Sebilangan daripada Salaf berkata:


"Dengan mempelajari satu bab daripada adab (akhlak) lebih disukai di sisiku daripada mempelajari tujuh puluh bab daripada bab-bab ilmu."
(Kitab: Mausuah al-Adab al-Islamiyyah).

Islam amat menyeru umatnya supaya mengamalkan segala adab-adab yang telah dijelaskan dan diterangkan oleh al-Quran al-Karim dan as-Sunnah S.A.W. melalui lidah-lidah para ulama. Adab-adab tersebut untuk memastikan agar kehidupan manusia berada di dalam keadaan aman dan harmoni. Semua adab adalah untuk mencantikkan segala amalan yang ingin dilakukan manusia. Setiap amalan akan lebih bermakna sekiranya dihiasi dengan adab-adab yang indah. Berikut adalah antara kata-kata ulama yang boleh kita jadikan panduan :


Berkata Syeikh Abdul Fatah Abu Ghuddah:
"Imam Qurafi berkata di dalam kitabnya al-Furuq: Ketahuilah sesungguhnya dengan mengamalkan sedikit adab-adab Islam lebih baik daripada memperbanyakkan amalan." (Kitab: Min Adab al-Islam).

Berkata Syeikh Abdul Aziz bin Fathi:
"Ibnu Mubarak berkata: Aku mempelajari adab selama tiga puluh tahun dan aku mempelajari ilmu selama dua puluh tahun dan adalah mereka (para ulama) mempelajari adab kemudian barulah mempelajari ilmu."
(Kitab: Mausuah al-Adab al-Islamiyyah).


Berkata Imam Nawawi:
"Imam Shafie berkata: Sesiapa yang ingin dibukakan hatinya oleh Allah Taala maka hendaklah ia berkhalwat, sedikit makan, menjauhi daripada bergaul dengan orang bodoh dan membenci orang yang tidak berlaku adil dan tidak beradab daripada kalangan orang yang berilmu."
(Kitab: al-Majmuk Syarah Muhazzab).

Berkata Habib bin as-Syahid kepada anaknya:
"Wahai anakku, berkawanlah engkau dengan fukaha (orang alim), pelajarilah daripada mereka dan ambillah adab-adab yang baik daripada mereka kerana sesungguhnya yang demikian itu lebih disukai di sisiku daripada banyak mempelajari hadis."
(Kitab: Mausuah al-Adab al-Islamiyyah).


Berkata Saidina Ali:
"Petunjuk sebaik-baik pemimpin, akhlak yang baik sebaik-baik teman, akal merupakan sebaik-baik sahabat dan adab sebaik-baik peninggalan."
(Kitab: al-Adab Islamiyyah Li an-Nasyiah).


Salah seorang hukamak berkata:
"Tiada kemuliaan bersama buruknya adab."
(Kitab: al-Adab Islamiyyah Li an-Nasyiah).

 

Apabila kita membicarakan perihal adab-adab dan akhlak, maka persoalan ini sudah pastilah mempunyai kaitan khusus dengan perbincangan ilmu Tasawuf. Ilmu Tasawuf pula adalah sebahagian daripada ilmu-ilmu yang perlu dipelajari oleh setiap umat Islam selain daripada ilmu Akidah dan Fiqh. Tidak lengkap rasanya jika perbahasan hukum-hakam tidak diselitkan bersama dengan unsur-unsur ilmu Tasawuf. Ini kerana ilmu Tasawuf bertindak menjaga kesucian dan ketenangan hati dan kemudian diterjemahkan melalui perbuatan zahir yang diambil kira berdasarkan ilmu Fiqh. Barangsiapa yang hanya mempelajari ilmu Fiqh dan Akidah tanpa mempelajari dan menghayati ilmu Tasawuf maka sesungguhnya mereka sengaja menjerumuskan diri ke lembah kebinasaan.
Berkata Imam Junaid:


"Tasawuf adalah menggunakan semua akhlak ketinggian yang terpuji dan meninggalkan semua tingkah laku yang rendah lagi dikeji."
(Kitab: al-Nusrah al-Nabawiyyah).


Wallahualam.

|renungan|

Wednesday, July 14, 2010 at 8:44 AM


agak2 ade brape org je dalam dunia nie yg macam nie?